Kamis, 14 Juni 2012

Efek Foto Gabungan RGB


Diarsipkan dalam kategori: Efek Foto tanggal: 4 November 2009 oleh Mbah Dewo
Pada tutorial Photoshop kali ini saya akan melanjutkan dua tutorial sebelumnya. Kali ini kita akan mencoba membuat sebuah efek foto yang dibuat berdasarkan perpaduan antar komponen warna RGB.

Langkah Membuat Efek Foto Berdasarkan Gabungan Warna RGB

Langkah 1
Bukalah sebuah foto dengan Photoshop. Pada tutorial ini saya menggunakan foto saya sendiri.
gambar:efek_foto_rgb_01a.jpg
Langkah 2
Kemudian pisahkanlah foto tersebut menjadi tiga layer yang merupakan komponen warna RBG, dan masing-masing layer tersebut sudah digabungkan kembali menjadi sebuah foto yang berwarna.
gambar:efek_foto_rgb_02.jpg
Untuk mempermudah proses pembuatan langkah kedua ini, Anda bisa menggunakan action buatan saya. Action-nya bisa didownload di googlepages.
Catatan: Jika ingin mengetahui proses pemisahan komponen warnanya, silahkan dibaca pada tutorial Memisahkan komponen warna RGB. Sedangkan cara menggabungnya bisa dibaca di tutorial Menyatukan RGB menjadi foto warna. Jika belum tahu cara penggunaan Action, dulu pernah juga saya postingkan, bisa dibaca pada tutorial pembuatan Action.
Langkah 3
Pilih layer yang paling atas, klik pada Layer Mask-nya.
gambar:efek_foto_rgb_04.jpg
Catatan: Jika Anda baru pertama kali menggunakan layer mask, silahkan baca-baca dulu tutorial sebelumnya yang menggunakan layer mask. Misalnya:
Langkah 4
Ganti warna Foreground dan Background menjadi hitam dan putih (boleh terbalik). Pada tutorial Photoshop ini saya menggunakan warna abu-abu dan putih. Caranya yang paling mudah adalah dengan menekan D (untuk mereset warnanya) kemudian klik warna hitam dan pilih warna abu-abu untuk mengganti warna hitam tadi dengan warna abu-abu.
gambar:efek_foto_rgb_03.jpg
Langkah 5
Pilih menu Filter > Render > Clouds. Hasilnya akan menjadi seperti gambar tutorial dibawah ini.
gambar:efek_foto_rgb_05.jpg
Hal ini karena salah satu komponen warnanya menjadi berkurang intensitasnya.
Langkah 6
Ulangi langkah 3 dan 5, namun kali ini diterapkan pada layer kedua.
gambar:efek_foto_rgb_06.jpg
Langkah 7
Ulangi langkah 3 dan 5, namun kali ini diterapkan pada layer ketiga.
gambar:efek_foto_rgb_07.jpg
Langkah 8
Pilih layer mask. Kemudian pilih Brush tool, kemudian dengan mata sapuan yang tepiannya halus, sapukan warna putih pada bagian wajah. Sapuan brush ini hendaknya dilakukan dengan opacity kecil (misalnya 50%). Silahkan diperhatikan pada lingkaran-lingkaran merah pada gambar tutorial Photoshop dibawah ini.
gambar:efek_foto_rgb_08.jpg
Harap diingat: Sapukanlah brush tersebut hanya pada layer mask. Jangan pada layer gambarnya langsung.
Langkah 9
Lakukanlah langkah 8 tadi pada dua layer yang lain, seperti gambar dibawah ini.
gambar:efek_foto_rgb_09.jpg
Dengan cara yang serupa, kita bisa juga membuat sebuah kombinasi warna seperti gambar berikut ini:
gambar:efek_foto_rgb_10.jpg
Silahkan dicoba membuat seperti pada gambar tersebut diatas. Jika penasaran dan ingin tahu cara pembuatannya, silahkan klik gambar ini (hanya jika benar-benar tidak tahu caranya).

Mewarnai Brush Photoshop dengan Gradasi


Diarsipkan dalam kategori: Tutorial Photoshop Lanjut tanggal: 30 January 2010 oleh Mbah Dewo
Pada tutorial Photoshop kali ini saya tuliskan tentang cara memberi warna gradasi pada sapuan brush. Meneruskan tutorial tentang brush beberapa waktu yang lalu.
Agar sapuan brush dapat diubah-ubah warnanya dengan mudah, akan lebih baik jika brush disapukan pada layer yang terpisah. Misalnya Anda mempunyai sebuah gambar foto yang ingin di-brush, maka buatlah dulu layer baru. Sapukan brush tersebut pada layer baru tersebut. Seperti dalam gambar tutorial Photoshop dibawah ini, brush akan saya sapukan pada layer 1, bukan pada layer Background.
tutorial_brush_warna_gradasi_01.jpg
Bagi sampeyan yang belum tahu apa itu brush, brush adalah sesuatu yang kalau sudah ditanak bakal menjadi nasi (LOL)
Jika Anda sudah mempunyai layer baru (layer baru bisa dibuat dengan mengeklik icon Create new layer di panel layer, atau dengan memilih menu Layer > New > Layer), kemudian pilihlah brush tool pada tool box Photoshop. Gunakan option bar untuk memilih bentuk sapuan brush yang ingin digunakan.
Pada tutorial Photoshop ini, saya gunakan brush yang namanya Fuzzball.
tutorial_brush_warna_gradasi_02.jpg
Brush ini saya sapukan di Layer 1. Jika Anda ingin membaca-baca lebih lanjut tentang cara penggunaan brush, misalnya cara mengatur ukuran, mengatur tipe penyebaran (scattering)-nya, silahkan dibaca-baca di arsip blog Belajar Tutorial Photoshop ini, misalnya pada Cara Mengubah Sapuan Brush.
tutorial_brush_warna_gradasi_03.jpg
Kemudian untuk proses pemberian warna gradasi, buatlah dulu sebuah layer baru. Layer ini diposisikan pada sebelah atas layer 1.
tutorial_brush_warna_gradasi_04.jpg
Pada saat layer 2 (layer yang sebelah atas) ini aktif, pilihlah menu Layer > Create Clipping Mask.
tutorial_brush_warna_gradasi_05.jpg
Catatan: Jika Anda masih setia dengan Photoshop versi lama sehingga tidak menemukan pilihan Layer > Create Clipping Mask, tidak perlu bingung. Sebagai gantinya tekan saja tombol Ctrl+Alt+G.
Sekarang pilihlah Gradient tool pada toolbox. Pada option bar, silahkan dipilih warna gradasi yang diinginkan. Klik icon segitiga kecil di sudut jika Anda ingin memilih tipe warna gradasi lain.
tutorial_brush_warna_gradasi_06.jpg
Buat gradasi pada gambar Anda, pastikan layer yang diberi gradasi adalah layer 2 (layer yang sebelah atas, yang sudah di-clipping tadi)
tutorial_brush_warna_gradasi_07.jpg
Kemudian bagaimana kalau kita ingin menerapkan warna gradasi yang berlainan pada sapuan brush di tempat-tempat yang lainnya? Caranya adalah dengan membuat sapuan brush pada layer-layer yang berbeda. Misalnya seperti pada gambar tutorial Photoshop dibawah ini. Brush saya sapukan di 4 layer yang berbeda.
tutorial_brush_warna_gradasi_08.jpg
Kemudian untuk memberi warna, buatlah sebuah layer clipping untuk tiap layernya.
tutorial_brush_warna_gradasi_09.jpg
Memang agak merepotkan jika kita menggunakan banyak sekali layer yang diberi brush. Namun tentunya brush yang akan kita gunakan dalam sebuah gambar juga tidak akan sampai banyak sekali.
Monggo, silahkan dicoba tutorial Photoshop ini.

Senin, 04 Juni 2012

"Cool and Hot" Efek teks bagian 2 : Hot


tulisan efek api
Ini adalah  kelanjutan dari tutorial sebelumnya tentang efek teks atau tulisan. Jika teks sebelumnya dingin seperti es, kali ini adalah kebalikannya yaitu 'hot' (panas). Tentu anda sudah tau bahwa panas identik dengan api.
Anda akan mempelajari 'layer style' apa saja yang diterapkan untuk membuat efek menyala
atau membara serta cara mengubah atau membuat background-nya agar kelihatan sesuai atau menyatu dengan warna tulisan.


Berikut langkah-langkah cara membuatnya:


Step 1.
Buat dokument baru dengan ukuran sama seperti ukuran sebelumnya (lihat step 1 pada tutorial bagian pertama). Kemudian atur warna background dengan paduan warna oranye dan kuning.


Step 2.
Ketik atau tulis 'HOT' dan atur posisinya pada bagian bawah lembar kerja.


Keterangan:
Huruf = Jenis atau tipe: Mesquite Std. Kode warna :#ffac0c
Background: Warna orange (#c24100), kuning (#ffac0c)

Step 3: Drop Shadow.
Buka blending option atau layer style (layer 'hot'), kemudian pilih drop shadow, dengan pengaturan sebagai berikut:
Blend mode (Color burn, warna biru tua) Opacity (75 persen), Distance (21px, Spread: 0px, Size: 43px).
Lihat gambar di bawah ini:


Step 4. Satin.
Dengan rincian sebagai berikut: Blend mode (Linear dodge), opacity (50%), angle (143 derajat), distance (81px), size (92px), dan countur yang digunakan: Ring - Double.


Hasilnya menjadi seperti berikut ini.


Step 5. Bevel and emboss.
Atur setting bevel and emboss seperti ini: Depth (766%), size (196px), soften (16px). Lihat detail selengkapnya pada gambar di bawah ini.


Tambahkan juga countur 'rounded steps' (Range: 58 %), atau sesuaikan dengan selera anda masing-masing.



Step 6 :Inner Glow.
Jika ingin hasil yang berbeda, silahkan bereksperimen dengan menyesuaikan pengaturan pada tiap style seperti: Blend mode dan countur.


Step 7: Mengubah background.
Selanjutnya adalah mengubah background dengan menggunakan efek wave. Caranya adalah sebagai berikut: Pilih atau aktifkan layer background, kemudian buka menu filter - pilih distort, kemudian pilih wave.


Dan hasilnya menjadi seperti gambar di bawah ini.



Langkah selanjutnya mengubah warna background tersebut dengan menggunakan layer mode. Ikuti langkah berikut ini:
  • Duplikat layer background tersebut menjadi 3 layer. Dalam contoh ini nama layer background tersebut adalah Layer 4, sedangkan hasil duplikatnya: Layer 4 copy, dan Layer 4 copy 2.


Untuk layer 4 tidak perlu mengubah layer modenya, sedangkan layer duplikat lainnya ubah mode layer masing masing seperti ini.
  • Layer 4 Copy : Ubah menjadi Linear Burn.


  • Layer 4 copy 2: Ubah menjadi Linear Dodge.

Hasilnya menjadi seperti gambar di bawah ini.


Selanjutnya, gabung ketiga layer tersebut menjadi 1 layer dengan menggunakan perintah 'merge layer'


Step 8: Finishing.
Adalah mengubah background tadi dengan menggunakan efek distort (twirl). Buka menu filter - pilih distort - kemudian pilih Twirl. Sesuaikan 'Angle' sesuai kebutuhan.


Terakhir, Tambahkan warna hitam pada bagian bawah background tersebut dengan menggunakan 'brush'.


Thatt's All, Dan berikut hasil akhirnya.

efek teks photoshop

Cara membuat "Cool and Hot" Efek teks photoshop

Mempelajari cara membuat efek teks dengan mudah dan cepat tanpa menggunakan plug-in tambahan. Dalam tutorial ini anda akan mengetahui trik apa saja yang digunakan. Untuk bagian pertama adalah membuat teks seperti air.
Jika anda sering menggunakan 'style' yang tersedia di dalam photoshop
seperti glass button misalnya, cobalah lihat efek atau style apa saja yang digunakan didalamnya. Jika masih belum paham, buat tulisan kemudian beri efek dengan menggunakan style (window-styles: untuk menampilkan menu style). Pilih salah satu style (glass button misalnya), kemudian lihatlah pada blending option atau layer style tersebut. Di situ akan anda lihat beberapa efek yang dipakai seperti satin, bevel and emboss, dan lain-lain.

Jika ingin membuat variasi berbeda, silahkan mencoba cara-cara berikut ini.

Step 1
Buat dokumen baru dengan rincian sebagai berikut: Ukuran:1054x768, Resolusi: 72pixels/inch. Kemudian buatlah warna backgroundnya (dengan menggunakan gradient) menjadi seperti ini.



Langkah selanjutnya, ketik "I'm Cool" dengan warna font biru, type font: city burn night aft...


Keterangan:
Kode warna biru = #00a7d0. 
Di sini saya menulis dua kata tersebut masing masing dalam layer berbeda (I'am dan Cool), karena dalam tahap selanjutnya akan dijelaskan juga tentang cara meng-copy efek (copy layer style).

Step 2
Klik dua kali pada layer "I'm" tersebut (atau klik kanan - pilih blending option), kemudian pilih bevel and emboss.
Pengaturannya sebagai berikut: Structure: Depth= 1000%, size= 32px, soften=0, Shading: Angle= 90 derajat, (lihat detail selengkapnya pada gambar di bawah ini.


Masih pada setting bevel and emboss, sekarang kita beralih ke sub efek di bawahnya, yaitu : Contour 'Cove - Shallow' (lihat gambar).


Dan hasilnya kira-kira menjadi seperti ini.


Step 3
Efek atau style berikutnya adalah satin.
Pengaturannya hampir sama seperti bevel and emboss pada tahap sebelumnya.


Silahkan bereksperimen dengan menggunakan setting yang berbeda dari contoh gambar di atas.

Step 4
Selanjutnya inner glow, untuk pengaturan blend mode, contour dan lain-lain dapat anda lihat pada gambar di bawah ini.


Step 5
Style yang digunakan selanjutnya adalah inner shadow.
Lihat tanda 'lingkaran merah' pada gambar berikut ini.


Anda juga bisa mencoba mode lainnya (pada contoh ini menggunakan overlay, dan warna biru).

Dan layer style yang terakhir adalah drop shadow, dengan opacity: 26%, distance:5px, size: 16px, atau bisa disesuaikan, apalagi jika ukuran dokumen yang anda buat berbeda dengan ukuran dalam tutorial ini.


Hasilnya kurang lebih menjadi seperti ini.


Step 6.
Seperti yang saya singgung diatas (step 1) tentang copy layer style,  anda bisa mengabaikan langkah ini jika anda menulis dua kata tersebut dalam satu layer.

Caranya: Klik kanan pada layer 'I'm" kemudian pilih Copy layer style. Selanjutnya klik kanan layer 'cool" kemudian pilih Paste layer style.



Step 7: Mengubah Background (Efek Ripple)
Untuk memanggil perintah ripple, buka menu filter - kemudian pilih ditort - Ripple.



Atau gunakan efek berbeda yaitu 'ocean ripple' yang juga terdapat pada efek filter - distort (di atas efek Ripple).


Hasil Akhir

Bagian 2: Efek teks selanjutnya : Efek teks 'Hot' akan saya bahas dalam tutorial berikutnya

Preview Hasil akhir Tutorial part 2

(bersambung....)

Share To